Objek Wisata Energi Terbarukan, Penantang Baru Produk Kopi Semende Yang Sudah Terkenal Itu

Bila anda pernah mendengar kata “Semende” atau “Semendo” maka sebagian besar akan menyebutkan bahwa kata tersebut selalu terkait dengan salah satu minuman khas di Indonesia, yaitu “KOPI”. Ya… memang seperti itu adanya… Semende  sudah terkenal sejak lama sebagai salah satu daerah penghasil  minuman kenikmatan yang menurut sebagian orang minuman ini dapat menyebabkan candu.

Fakta ini tidaklah berlebihan, dengan ketinggian elevasi  800 hingga 1200 meter di atas permukaan laut, menyebabkan daerah Semende merupakan  daerah yang cukup baik untuk pertumbuhan tanaman keras yang satu ini. Apalagi kalau bukan kopi arabika yang wanginya tercium semerbak mewangi mengundang selera untuk menghabiskan minuman ini, hingga tetes terakhir. Dan satu lagi, rasa kopi terbaik itu adalah kopi yang ditanam pada ketinggian yang relatif lebih tinggi dari permukaan laut. Makanya kopi dari Semende Maknyusss…. Slurrrpp…. Slurrpp… Habislah kopinya.

Tapi tenang…. sekarang Semende memiliki penantang baru…. mau tahu…benar…. mau tahu…. yang sabar dulu ya…?? hehe :) ;) Continue reading

BABEL AKAN INVENTARISIR KARYA SENI BUDAYA, SUMSEL Kapan….???

Selasa, 1 September 2009 | 02:10 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com–Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) akan menginventarisasi karya seni dan budaya daerah, untuk dipatenkan.

“Kreasi seni dan budaya akan diinventarisasi dan kemudian dipatenkan agar tidak diklaim oleh daerah lain bahwa itu adalah karya mereka,” kata Gubernur Babel Eko Maulana Ali di Pangkalpinang, Senin.

Hal itu dikemukakannya sehubungan adanya klaim budaya Indonesia oleh Malaysia yang salah satunya adalah tari pendet diakui pihak Malaysia berasal dari dari negaranya.

“Karya seni dan budaya itu harus dijaga dengan baik agar tidak diklaim, salah satunya dengan mempatenkan dan saya akan bicarakan hal ini dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Gubernur.

Langkah awal untuk menjaga karya seni dan budaya daerah agar tidak dicolong negara lain adalah dengan melakukan inventarisir terhadap karya asli daerah.

“Babel memiliki banyak karya seni dan budaya, termasuk karya saya sendiri di situ yang harus dijaga dengan baik dengan mempatenkannya,” ujarnya.

Menurut dia, mempatenkan karya seni dan budaya daerah itu sangat penting dan merupakan cara sangat tepat untuk menghindari terjadinya klaim.

“Kami akan lihat karya seni dan budaya apa saja yang akan dipatenkan, makanya harus diinventarisasi dulu. Kami minta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melakukannya,” katanya.

Ia mengatakan karya seni dan budaya daerah harus terus dikembangkan dan dilestarikan karena itu menunjukkan ciri khas suatu daerah dan bagian dari daya tarik wisatawan.

“Seni dan budaya bagian yang juga tidak bisa dipisahkan dalam dunia kepariwisataan. Ini harus dijaga, terus dikembangkan, dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergilas oleh kemajuan zaman,” ujarnya.

Sumber: www.kompas.co.id Continue reading

Kopi Semende, Go Internasional

Diantara sekian banyak kopi bercita rasa khas yang bisa dipromosikan ke dunia Internasional adalah kopi Semende, Muara Enim. Karena kopi asal Semende yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim ini mempunyai rasa dan aroma khas yang asli dan tidak ada di daerah lain.

Demikian Gubernur Sumsel, Ir. H. Syahrial Oesman,MM ketika mengomentari rencana kunjungan 30 pengusaha kopi asal Roma, Italia ke Indonesia guna mencari peluang usaha kopi Indonesia.
“Mereka ke Indonesia untuk mencari cita rasa kopi yang khas untuk dijadikan menu khusus kopi mereka,” Jelas Atase Pertanian Kedutaan Besar RI Roma, Italia, Dr. Erizal Sodikin. Erizal menambahkan, Karena kopi Sumsel sudah cukup terkenal di Indonesia maka momen ini sangat baik dimanfaatkan untuk mempromosikan kopi Sumsel ke dunia Internasional.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.