Lima tahun terakhir perkembangan di Semende menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, diawali dengan perbaikan sarana transportasi yang menembus hingga ke berbagai pelosok, sehingga akses ke
berbagai tempat sudah tidak menjadi kendala lagi, hingga layanan internet yang kini mulai masuk wilayah pribadi. Selain sarana transportasi dibangunya beberapa tower pemancar dari berbagai perusahaan penyedia layanan telepon seluler (HP) semakin mempermudah dan mempersingkat jarak antara warga. Jika pada 6—7 tahun yang lalu untuk memberi kabar kepada sanak saudara yang berada di berbagai tempat harus menggunakan surat atau harus mengutus orang, sekarang masyarakat Semende tinggal memencet no tujuan, maka orang yang ditujupun akan segera hadir baik secara langsung (pulang) maupun tidak langsung (berbicara via HP) Kualitas suara pun sangat jernih dan jelas karena semuanya berdekatan dengan tower pemancar. Menjamurnya pemakian HP dari orang dewasa hingga anak-anak SD ini berdampak bagi peningkatan sebagian ekonomi masyarakat melalui penjulan voucer isi ulang kartu HP maupun penjualan aksesoris HP, dan yang lebih mencengagkan lagi sekarang adalah jaringan Internet telah dapat di akses melalui HP. Hal ini sejalan dengan pendapat ahli bahwa Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas manusia. Baca entri selengkapnya »



Disuatu pagi nan sejuk, ayam jago mang Kandar tak kuasa menahan dingin yang menyegarkan pagi itu. Seperti biasa untuk membunuh rasa dingin dengan semangat dan merdunya dia berkokok bersahutan menjawab lengkingan ayam beruge(1) Mustopa yang baru dijerat dari bukit Kayu Labu sebulan yang lalu, kali ini suara ayam itu tak membuat aku menjadi berang, seperti hari-hari kemarin. Padahal hari sebelumnya kokok ayam ini selalu saja membuat aku kesal, gara-gara kehadiran ayam Mustopa, membuat aku terbangun lebih awal, padahal biasanya bangun pukul 6.15 semenjak kedatangan ayam hutan itu aku bangun jam 5.00 setiap pagi. Maklum kandang ayam itu tidak berjauhan dengan kamarku yang bertetanggaan dengan rumah mang Kandar, sehingga kalau pagi tiba, suara kokoknya terdengar jelas sekali. 


