PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA AIR PANAS (GEOTHERMAL) LUMUT BALAI SEMENDE DARAT LAUT #2

  1. Kondisi Eksisting Kawasan Sumber Panas Bumi Lumut Balai

eksisting

lumut balai

geothermal lumut balai2

2.  Rencana Pengembangan Kawasan Sumber Panas  Bumi Lumut balai

Untuk pengembangan kawasan tersebut dibagi beberapa zona aktivitas diantaranya adalah:

  • Zona Inti
  • Zona Pemanfaatan Terbatas
  • Zona Pemanfaatan

AKTIFITAS

  • Zona Inti

eksploitasiZona ini merupakan zona pusat, dimana sumber geothermal utama terletak. Di dalamnya terdapat aktivitas eksplorasi dam pemanfaatan utama sumber panas bumi. Luas area zona ini tergantung banyaknya sumber dan cadangan panas bumi yang dapat dieksploitasi dan seberapa banyak akan dieksplorasi. Selain itu, keberagaman pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi dan industri juga akan menetukan seberapa besar lokasi ini.

Di dalam zona inti, akan terdapat sumur-sumur pengeboran untuk eksplorasi panas bumi. Selain itu, pusat konversi energi panas menjadi energi listrik juga diletakan pada zona ini. Selain kedua hal tersebut, aktivitas lain yang berpotensi dikembangan di area ini adalah kompleks industri pengolahan hasil pertanian-perkebunan yang berbasis penggunaan energi panas bumi sisa konsumsi kalor yang dipergunakan untuk energi listrik. Kegiatan tersebut dapat berupa pengolahan gula aren, pengeringan kopi, teh, tembakau, dan proses konversisebagainya.

Pengembangan dan pengelolaan zona ini merupakan tanggung jawab pemerintah, baik pusat maupun daerah melalui dinas-dinas terkait. Sebagai penanggungjawab proses eksplorasi diserahkan kepada PT.Pertamina (persero). Sedangkan pemafaatan energi listrik panas bumi (PLTP) diserahkan kepada PT.PLN (persero). Untuk pemanfaatan energi panas bumi industri pengolahan hasil pertanian-perkebunan dapat diprakarsai oleh kerjasama beberapa dinas seperti dinas pertanian yang bekerjasama dengan Kementrian Ristek, BPPT, BATAN, atau pihak lain yang relevan.

Di dalam relasinya dengan lingkungannya, area ini digolongankan sebagai area steril yang memiliki keterbatasan aksesibilitas dan aktivitas. Seluruh lahan di areal ini hanya diperkenankan untuk aktivitas yang berhubungan dengan eksplorasi, pemanfaatan energi listrik, penggunaan untuk pengolahan industri hasil pertanian-perkebunan saja. Akses ke area ini juga terbatas untuk publik dan dibatasi hanya pihak yang berkepentingan dengan aktivitas di atas yang dapat mengaksesnya.

  • Zona Pemanfaatan Terbatas / Penyangga

pemandian air panasZona ini berada di layer kedua dan berfungsi sebagai kawasan penyangga/buffer bagi kawasan inti. Sebagai kawasan penyangga, maka fungsi utamanya adalah dalam rangka mendukung produktivitas zona inti dengan melestarikan dan mempertahankan (conserve) lingkungan alam di kawasan ini.

Namun demikian, beberapa aktivitas tertentu masih memungkinkan untuk diletakan di zona ini. Aktivitas yang diperkenankan adalah pemanfaatan alam yang sifatnya tidak banyak memberikan perubahan fisik lingkungan alam dan mengubah ekosistem yang berada di lingkungan tersebut.

resort1Beberapa aktivitas yang masih memungkinkan untuk dilakukan adalah seperti penyediaan fasilitas permandian air panas dengan memanfaatkan sisa energi panas bumi yang telah dipergunakan oleh PLN dan industri pengolahan hasil pertanian-perkebunan atau dapat dengan memanfaatkan sumber-sumber air panas yang berskala kecil yang berada di dalam zona ini.

Jika atraksi permandian air panas mampu berkembang dengan cukup pesat, maka atraksi ini dapat dikembangankan dengan kegiatan serupa seperti penyediaan fasilitas spa ataupun fasilitas mandi air panas ala Jepang (onsen).

resort2Pengembangan dan pengeolaan kawasan ini alangkah baiknya jika diserahkan kepada masyarakat/komuinitas di sekitar kawasan ini dengan arahan dan pendampingan baik dari NGO atau pemerintah. Pihak swasta dapat membantu dengan bekerjasama dengan masyarakat dan komunitas disekitarnya.

resort4Penggunaan ruang ini untuk mewadahi beragam aktivitas masih cukup memungkinkan namun perlu dicermati dampak aktivitas yang akan dilakukan di zona ini. Pengembangan yang dilakukan perlu mempertimbangkan pengendalian perletakan elemen-elemen fisik buatan, seeprti bangunan dan gedung. Perlu pembatasan yang sangat ketat untuk pendirian bangunan yang berskala besar dan bersifat permanen.

  • Zona Pemanfaatan

zona pemanfaatanDi dalam zona ini, pemanfaatan dapat dilakukan dengan lebih leluasa dibandingkan dengan zona-zona sebelumnya. Sebagai layer yang terletak di bagian paling luar/depan kawasan panas bumi geothermal Lumut Balai, maka salah satu fungsi yang tepat untuk diletakan di area ini adalah visitor center.

Jika memungkinkan, baik investasi maupun tingkat kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan ini, maka meletakan sebuah fungsi museum IPTEK dan atau Museum teknologi energi panas bumi menjadi alternatif pengembangan kawasan Lumut Balai di masa mendatang. Bangunan tersebut diharapkan juga akan menjadi pusat aktivitas-aktivitas lainnya, seperti camping ground, outbond, jogging, trekking, dan visitor centre bagi pengunjung pusat eksplorasi dan pemanfaatan geothermal pada zona inti..

Meskipun demikian pengembangan dan pembangunan elemen fisik buatan di kawasan ini juga tetap mengedepankan aspek konservasi lingkungan alam. Pengembangan dan pengelola fasilitas-fasilitas yang berada di area ini dapat diserahkan kepada pihak swasta namun tetap dalam pengawasan pemerintah sebagai regulator. Sedangkan pihak swasta yang mengembangkan dan mengelola sebaiknya juga tetap memperhatikan perlunya partisipasi dan keterlibatan masyarakat d dalamnya, apapun itu bentuknya. Zona ini memiliki sifat sangat publik dan dapat diakses publik dengan bebas. Aktivitas yang dapat diwadahi di kawasan ini pun lebih beragam dan fleksibel.

Pengembangan dan pengelolaan area ini dapat dilakukan oleh pihak swasta, namun tetap dengan arahan dan pengawasan dari pemerintah melalui departemen yan ada di dalamnya seperti Departemen Pendidikan Nasional, Kementrian Riset dan Teknologi, dan lain sebagainya.

Pengembangan ini yang harus dioptimalkan salah satunya adalah bagaimana caranya wisatawan dapat lama tinggal dikawasan tersebut sehingga dapat memperbesar peluang usaha kegiatan wisata.  Dalam pengembangan pariwisata perlu adanya amenity yang secara harfiah berarti kesenangan atau keramah-tamahan amenity tersebut dapat juga berupa:

  • Fasilitas Penunjang Wisata

Fasilitas penunjang wisata merupakan produk daya tarik wisata itu sendiri, dapat berupa aset fisik, iklim, kebudayaan, dan aset lainnya.

Sebuah objek wisata yang baik tentu harus pula dilengkapi dengan fasilitas penunjang wisata yang secara komprehensif terintegrasi dengan objek wisata itu sendiri. Fasilitas penunjang wisata dapat berupa:

  1. Akomodasi (hotel, penginapan, youth hostel, dsb)
  2. Food and Beverage (restaurant, café,dsb)
  3. Commercial area (shopping street, pasar tradisional)
  4. Souvenir shop
  • Infrastruktur

Adalah semua jenis konstruksi yajng dibutuhkan oleh suatu daerah hunian untuk dapat melakukan komunikasi secara intensif didalam lingkungan daerah itu sendiri. Kelengkapan infrastruktur adalah penting bagi pengembangan pariwisata. Sub sistem ini meliputi:

  1. Jalan raya
  2. Daerah parkir
  3. Jalur transportasi kereta api
  4. Pelabuhan laut dan sungai
  5. Pelabuhan udara
  6. Penyediaan air bersih
  7. Saluran pembuangan (drainase)
  8. Penyediaan  tenaga listrik
  9. Telekomunikasi (telepon)
  • Hospitality

Selain hal-hal fisik seperti tersebut di atas, hal lain yang harus dipersiapkan adalah kesiapan masyarakat. Pembinaan masyarakat mengenai wawasan pariwisata, pengembangan hospitality masyarakat juga merupakan salah satu kunci penting dalam pengembangan pariwisata. Hal ini dapat dikembangkan dengan cara kelembagaan kepada masyarakat seperti:

  • Penyuluhan mengenai kegiatan pariwisata dan keuntungannya bagi masyarakat.
  • Pelatihan

Insya Allah yang akan datang Pemerintah Kabupaten Muara Enim, akan menindak lanjuti dengan Perencanaan Detail Kawasan Wisata Air Panas Bumi Lumut Balai.

Tamat

Download Sekilas Mengenai Panas Bumi

13 Tanggapan

  1. salam,

    nduk,..cacam cacam…iluk benagh kalu njadi luk di maket plan tu,….

    kualang benagh jeme semende dik anjam,…

  2. Di saran kan kpada PT PERTAMINA dan PT PLN ,, untuk tenaga kerja jangan di lupakan putra daerah semendo terlebih dahulu,, sebab putra daerah tersebut msih banyak yang belum punya pekerjaan,,
    terimah kasih sebelumnya
    Saya mewakili teman teman asli semende .

  3. hui jangan di lasung pembangunan air panasnye, nag tempat wisatanye, kite tunjukah nga jeme semende daerah paling maju

  4. nasrul tape gw cui ,,,,, hayooo putra daerah kite maju same-same, kite melangkah ni kemajuan semende, tapi jangan lupe warisan adat jangan kite rusak “tunggu tubang” titulah ni nyatuka kite jeme semende

  5. assalamualaikum,,, nie sunan anak semende asli, minta doanye nga bak, umak, nining, wa’an, cik, jeme sedadenye, doakah aku, khusus nie mahasiswa asli semende aku minta blok nye au,

  6. ass.wr.wb.aku ni jeme asli tanjung laut,alhmdlh nian kalu bada kite kah ade pariwisata air panas…besak harapan nian kah jadi rame.sebenarnye bayak nian daya tarik pariwisata di badah kite tu. selain Air panas banyak pule macam2 jenis tanaman langka apelagi anggrek bulan selain tu jenis pauna juga sangat beragam.maju semende….amin

  7. Aku setuju rul nga kaba tu. memang utra Asli daerah kalu pacak harus nian di ajung ndulu begawi di gemughak tu

  8. au ini sangat bagus,,tetapi sepengetahuan aq,,namanya pertambangan ade sebab dan akibat,yang ditakutkan jangan sampai terjadi seperti di sidoharjo,warganya di iming2i untuk kmajuan suatu daerah,justru disekitar daerah tersebut jadi korban sama orang2 yang tidak bertangung jawab,apalagi pertambangan dari perut bumi,pasti ada limbah,jelas nanti ada pencemaran lingkungan,misal limbahnya lewat air sungai yang mengalir,karena aq pule pernah survei kedaerah kalimantan,.pertambangan disane campur tangan bupati tpi tetap saje ade masalah alamnye yang rusak,bukan dik setuju,cuman sekedar saran jangan mudah ngmongkah au,,harus ditinjau sebab dan akibat,pahami terlebih dahulu,kalau sudah terjadi kerusakan alam siape lg nak disalahkan,itu ulah manusianye itu sndiri,maaf lain dewek pendapatnye.

  9. kebile ngguk jadi bagunan itu

  10. Aku jeme semende jak ulu belu, ye terpenting gak ye terkhusus, tuape kinah ye ka buat kemajuan janga sampe lupe ga sampai lalai ke Pencipta alam semesta ini. Aku rase embak tulah pesan puyang puyang semende kepade anak cucungnye. Salam kenal ga kampuh kamu sekambangan. Bada kami, ulu belu marduwe, geothermalnye la beroperasi.

  11. Lah lambat ige……….anye untunglah lah mulai di bangun ruguk tanjung laut tu

  12. pertamina kimik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: