Mari kita budayakan “mencontek”, mencontek itu baik….

Trik dan tip untuk menjadi kreatif, Cara yang paling mudah adalah “Mencontek”. Itulah fakta di lapangan…

Sebenarnya mencontek adalah perbuatan “Terpuji” dalam dunia kreatifitas. Karena mencontek adalah proses untuk membuat sesuatu yang baru. Kita bisa membaca sejarah bahwa negara Jepang dulu juga mencontek. Mereka mencontek mobil-mobil yang dibuat dari Amerika. Kemudian mereka mulai merubah sedikit-demi sedikit hasil contekannya supaya tidak sama dengan buatan Amerika. Suatu masa Jepang mencotek mobil buatan USA, sejalan dengan waktu ternyata mobil yang dibuat Amerika tidak sesuai dengan tubuh orang-orang Asia yang rata-rata lebih kecil dibanding orang Amerika/Eropa. Maka dengan kreatifitasnya Jepang membuat mobil dengan ukuran yang lebih kecil dan tentunya lebih hemat bahan bakar, dan hasilnya di Indonesia dapat kita lihat lebih banyak mobil “hasil contekan” dibandingkan mobil dari “yang diconteki” . Faktanya seperti itu kan…?? šŸ™‚

Kita tidak usah membahas negara China, karena tidak dibahas juga tentu pembaca sudah melihat, mendengar, dan bahkan mungkin sudah menggunakan produk-produknya. Jadi tidak perlu di bahas kembali… hehe

Mari kita buka sedikit mata dalam hal “contek-mencontek” Baca lebih lanjut

Iklan

Asrama Mahasiswa Sumsel di Bandung Untuk Kita Bersama

Menindaklanjuti pengumuman yang penulis buat beberapa minggu yang lalu, melalui Milis: jeme_semende@yahoogroups.com dan di forum Facebook. Maka penulis mencoba untuk memberi gambaran mengenai kondisi asrama mahasiswa SUMSEL yang sangat cocok untuk ditempati bagi calon-calon mahasiswa dari SUMSEL, khususnya daerah Semende:
Bagi jeme Semende yang akan melanjutkan Kuliah di BANDUNG, diberitahukan:
  1. 1Ada asrama mahasiswa lokasi strategis, dekat dengan kampus: Unpas, Unpad,ITB, Unikom, Unisba, UNIBI
  2. Biaya/bulan hanya Rp. 80.000. Sudah bersih (tidak ada pembayaran listrik dan air)
  3. Laundry Hanya 50rb/bulan (bagi siapa yang mau, bagi yang mencuci sendiri tidak masalah)
  4. Makan, ada catering, 2x makan (siang dan malam) hanya 6rb/hari, Maka biaya sebulan bila kita hitung (asumsi masih 80rb/bulan, cuci di laundry,dan makan di asrama adalah):
Rp. 80.000 + 50.000 + (6rb x 30 hari) =Ā  Rp. 310.000
Jadi, biaya perbulan hanya 310rb. Dengan fasilitas:Ā  makan, cuci, sewa kos, sudah tidak perlu di fikirkan lagi.
Bagi Member Milis Ini tolong disampaikan kepada sanak saudara, apabila ada yang berminat kuliah di Bandung dengan Universitas tujuan seperti tercantum di atas.
Sebagai perbandingan biaya kos saat ini 3-4 jt/ tahun, sama dengan (+/-) 330rb/bulan (hanya biaya kos) belum makan, listrik, air, dan sebagainya.
Lokasi: berdekatan dengan pasca sarjana Unisba
Keuntungan: Lebih Murah, Wireless Gratis, Dekat dengan pusat kota (BIP,BEC,dll), Pergaulan Baik-baik, ada TV, Kulkas, Dapur Umum, WC dan Kamar mandi ada 2bh)
Silakan hitung2 kembali, apabila saudara-saudara memutuskan kuliah di bandung, atau di Palembang, atau di jakarta. Murahan mana, dg kualitas pendidikan yang tidak jauh beda.
(yg berminat dan serius bisa menghubungi telpon di atas)
Ā 

Asrama Laki-Laki Pondok Pesantren Al-Haromain Terbakar

Info terbaru dari Semende Darat Laut: ASRAMA LAKI-LAKI PONDOK PESANTREN AL-HAROMAIN KEBARAKAN

Menurut informasi yang diperoleh adminĀ  melalui milis jeme_semende@yahoogropus.com telah terjadi kebakaran asrama laki-lakiĀ  di pondok pesantrean Al Haromain pimpinan H. Dinawi (H. Gerentam). kejadiannya tanggal 29-10-09 pukul 4.30 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namunĀ  asrama laki-laki terbakar semua. Belum diketahui jumlah kerugian akibat kejadian ini, begitu juga penyebab kebakaran. Berikut ini adalah beberapa photo yang yang sempat diterima admin, mengenai kebakaran tersebut.

Marilah kita semua berdoa, semoga kejadian ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang. Untuk para korban dan pengelola pesantren Al-Haromain semoga diberi kesabaran dan ketabahan, serta dijauhkan dari kejadian yang serupa. Kepada pengirim informasi RH.Tarmizan, kami ucapkan terima kasih.

CIPUTRA: KITA TERLALU BANYAK CIPTAKAN SARJANA PENCARI KERJA…!!!

JAKARTA, KOMPAS.comĀ ā€” Pengusaha Ciputra mengatakan, akar musabab kemiskinan di Indonesia bukan semata akibat akses pendidikan, karena hal itu hanya sebagian, melainkan karena negara tidak menumbuhkembangkan entrepreneurship dan jiwa entrepreneur dengan baik pada masyarakatnya.

“Kita banyak menciptakan sarjana pencari kerja, bukan pencipta lapangan kerja, itu membuat masyarakat kita terbiasa makan gaji sehingga tidak mandiri dan kreatif,” ujar Ciputra di hadapan peserta seminar “Entrepreneurship Inspiring Our Journey” yang digelar di SMA Kolese Kanisius, Jakarta, Sabtu (29/8).

Entrepreneur atau wirausahawan, kata pria yang akrab disapa Pak Ci’ ini, adalah seseorang yang mampu mengubah kotoran atau rongsokan menjadi emas. Dengan demikian, kata dia, negara selama ini hanya mencetak begitu banyak sarjana yang hanya mengandalkan kemampuan akademisnya, tetapi menjadikan mereka lulusan yang tidak kreatif.

“Malaysia punya lebih banyak wirausahawan daripada Indonesia, kini mereka lebih maju karena pendapatannya yang empat kali lebih besar dari Indonesia,” ujar Pak Ci’. Baca lebih lanjut

INDONESIA MENJADI NEGARA MAJU TAHUN 2040

Sriwijaya Post – Jumat, 4 September 2009
JAKARTA – Standard Chartered Bank (SCB) Indonesia meluncurkan sebuah laporan khusus hasil riset perkembangan ekonomi dan pasar finansial Indonesia pada 2009.
Analisa ini menunjukkan potensi Indonesia di ekonomi global sehingga bisa dikategorikan negara maju G-7 pada 2040 nanti. Dengan kata lain butuh 31 tahun lahi bagi Indonesia menyamai ekonomi negara Amerika Serikat atau Jerman.
“Berdasarkan angka pertumbuhan rata-rata tahunan dari negara-negara G-20 antara 200-2008 dan asumsi bahwa pertumbuhan Indonesia akan meningkat tajam di 2012 maka Indonesia diperkirakan akan dapat melampaui misalnya Korea Selatan di tahun 2016, Jepang di 2024, Inggris di 2031 dan Jerman di 2040,” kata Ekonom SCB Indonesia Fauzi Ichsan pada peluncuran laporan khusus 2009 bertopik “Indonesia: Asia’s Emerging Powerhouse” di Jakarta, Rabu (2/9), malam. Baca lebih lanjut

WUJUDKAN SWASEMBADA PANGAN, KAB. ENDE (NTT) GANDENG SWASTA

Jumat, 4 September 2009 | 08:54 WIB

ENDE, KOMPAS.com Pemerintah Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan 2012 menggandeng swasta. Pihak swasta diberi kesempatan seluas-luasnya untuk meningkatkan produksi pertanian setempat.

Swasembada pangan yang ditargetkan selain beras, juga meliputi ubi kayu, jagung, maupun kacang-kacangan.

Mitra Pemerintah Kabupaten Ende dalam budidaya kedelai di Kecamatan Wewaria itu PT Karunia Ende. Dari rencana area penanaman 100 hektar (ha) yang terealisasi 80 ha.

Perjanjian yang disepakati, pihak pengusaha memberikan benih kedelai kepada petani, dan dari hasil produksi 1,5 kali benih yang didapat petani diberikan kepada pengusaha, sedangkan sisa produksi yang lain menjadi milik petani. Sebagai contoh, apabila petani mendapatkan 10 kilogram (kg) benih, maka dari hasil produksi yang wajib diberikan ke pengusaha 15 kg kedelai, sedangkan sisanya menjadi milik petani.

Menurut Urin, dari kerja sama itu diharapkan makin menarik minat swasta, sebab dengan pola ini selain petani untung, pengusaha juga untung, selain itu peran pemerintah daerah pun makin kecil, yakni sebatas memberikan pendampingan dan monitoring melalui petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL). Baca lebih lanjut

Hasil Pemilihan Kades Pulau Panggung Semende

Pemilihan Kades di semendePesta demokrasi berlangsung lancar di desa Pulau Panggung Kec. Semende Darat Laut. Hari ini, 26 Maret 2007 telah menghasilkan seorang pemimpin baru di desa Pulau Panggung tersebut. Dari ketiga calon Kades (kepala desa), yaitu:

1. Asnawi (pasar ilir)
2.
Saiful (pasar tengah)
3. Mat Saprudin (pasar tengah)

Berhasil dimenangkan oleh calon dari Pasar Ilir Asnawi. Dengan demikian harapan baru bagi masyarakat Pulau Panggung untuk membentuk masyarakat yang maju dan tentunya sejajar dengan daerah lain akan segera dimulai. Pemilihan kepala desa langsung ini sudah berlangsung lama, dan hasilnya juga sudah dirasakan oleh masyarakat Pulau Panggung. Dari kebiasaan ini sudah mencerminkan bahwa semangat demokrasi sudah bisa dibilang cukup baik didaerah ini, sepanjang pengetahuan penulis selama pemilihan maupun kampanye berlangsung diliputi rasa kekeluargaan. Namun yang paling penting adalah meningkatkan potensi desa yang harus segera digali dan dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat desa Pulau Panggung itu sendiri.